Loading...

Habib Rizieq: Stop Kebohongan, Indonesia Butuh Pemimpin Jujur

Habib Rizieq Shihab

JAKARTA (RIAUAIR.COM)- Imam besar FPI Habib Rizieq Shihab memberikan dukungan kepada para peserta aksi 212 melalui video conference. 
 
Rizieq sempat memberikan amanat kepada peserta aksi. 
 
Selain itu, Rizieq juga mengatakan saat ini bangsa Indonesia butuh pemimpin yang jujur.
 
"Setop kebohongan, setop kebohongan, setop kebohongan. Bangsa ini membutuhkan kejujuran pemimpinnya," kata Rizieq.
 
Rizieq kemudian menyinggung persoalan tentang kesulitannya pulang ke Indonesia agar dapat menemui seluruh pendukungnya. 
 
Rizieq berada di Arab Saudi sejak tahun 2017, beberapa pekan sebelum polisi menetapkannya sebagai tersangka kasus dugaan konten pornografi. 
 
"Kapan pengasingan berakhir? Jangan tanya ke saya, jangan tanya ke DPP FPI, jangan ke GNFP, ulama atau 212. Jangan ke Saudi (pemerintah Arab Saudi), tanyalah otoritas pemerintah Indonesia yang menggelar sinetron pengasingan dalam kemasan pencekalan," ucap Rizieq.
 
Reuni massa 212 dihadiri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mengenakan pakaian dinas. 
 
Anies tiba di lokasi sekitar pukul 06.00 WIB.
 
Kedatangan Anies pun disambut massa yang berteriak "Presiden, presiden."
 
Aksi massa 212 ini juga dihadiri Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif, Ketua GNPF Ulama Yusuf Martak dan Ketum FPI Ahmad Sobri Lubis serta para ulama yang mendukung aksi 212.
 
Di akhir sambutannya Rizieq juga berpesan agar peserta aksi pulang dengan damai dan menjaga ketertiban.
 
"Pulanglah dengan tenang, pulanglah dengan damai, jaga kebersihan, ketertiban, kedisiplinan. Tunjukkan kita bangsa Indonesia berakhlak, bermoral, berbudi pekerti," kata Rizieq.(R01/cnni)



[Ikuti Terus RiauAir Melalui Sosial Media]