Loading...

Cegah Money Politics Saat Pilkada, Bawaslu Siapkan 10 Kader Demokrasi di Tiap Desa

Sekretaris Jenderal Bawaslu RI, Dr Gunawan Suswantoro

PEKANBARU(RIAUAIR.COM)- Mencegah praktik  money politic pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2020, Bawaslu akan menyiapkan minimal 10 orang kader demokrasi di setiap desa. 
 
Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal Bawaslu RI, Dr Gunawan Suswantoro pada rapat kerja Peningkatan Kualitas SDM dalam rangka pengelolaan keuangan Bawaslu provinsi dan kabupaten/kota se-Provinsi Riau di Hotel Grand Elite, Kamis (19/11/2019). 
 
"Bawaslu akan menyiapkan minimal 10 orang kader demokrasi per desa. Yang merupakan salah satu rencana strategis Bawaslu untuk memberikan pendidikan kepada masyarakat perdesaan tentang kepemiluan," ucap Gunawan. 
 
“PPL dan PTPS bisa kita jadikan kader demokrasi desa dan nantinya kita akan deklarasikan secara nasional," sambung Gunawan.
 
Kedepan, lanjut Gunawan, kader-kader demokrasi desa tidak hanya berfungsi mengawasi Pemilu, namun juga sebagai kader penangkalan radikalisme, kader untuk implementasi Pancasila dan kader sadar hukum. 
 
Untuk merealisasikan hal ini, Bawaslu RI akan bersinergi dengan instansi-instansi, seperti Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Badan Pembinaan Ideologi Pancasil (BPIP) maupun Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenhumkam).
 
Dirinya berharap, komitmen dan kerja sama jajaran pengawas Pemilu dan berpesan agar menjaga nama baik Bawaslu sampai kapan pun.
 
Sementara Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan dalam sambutannya mengatakan, pihaknya berencana akan menghadirkan satu posko pengawas Pemilu di setiap desa. 
 
Rusidi menjelaskan, nantinya posko pengawas Pemilu dijadikan sebagai tempat bertanya bagi masyarakat tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam penyelenggaraan Pilkada srentak tahun 2020 di 9 kabupaten/kota se-Provinsi Riau. 
 
“Kita berencana menghadirkan minimal 1 (satu) posko pengawas Pemilu di setiap desa sebagai pusat informasi bagi masyarakat yang berkaitan dengan aturan, regulasi dan perundang-undangan pada Pilkada 2020 nanti," ucapnya. 
 
Kegiatan tersebut diikuti oleh 80 peserta, terdiri dari ketua dan anggota Bawaslu kabupaten/kota, koordinator sekretariat dan staf. 
 
Turut hadir dalam kegiatan itu, Sekretaris Jenderal Bawaslu RI, Koordinator Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Riau, Kabag Keuangan Bawaslu RI, Kepala Sekretariat Bawaslu Riau, Kepala Kanwil DJP Riau, dan Kepala KPPN Pekanbaru.(R03)



[Ikuti Terus RiauAir Melalui Sosial Media]