Loading...

Atasi Harga Kelapa Anjlok, Bupati Inhil Kumpulkan Semua Pengusaha Besar Kelapa di Inhil

Suasana pertemuan membahas harga kelapa yang anjlok dipimpin Bupati Inhil HM Wardan.

 
TEMBILAHAN (RIAUAIR.COM)- Mengawali aktivitas masuk kantor selepas cuti pilkada, Senin (25/6/ 2018), 
 
Bupati Kabupaten Indragiri Hilir, HM Wardan langsung menggelar rapat pembahasan harga kelapa yang anjlok di Inhil beberapa waktu terakhir.
 
Tak hanya membahas harga kelapa yang anjlok Bupati Inhil, HM Wardan juga memanggil para pengusaha besar pembeli kelapa yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir.
 
Bupati HM Wardan sangat prihatin melihat kondisi rendahnya harga jual kelapa di Inhil, ini baru terjadi anjloknya harga kelapa berkisar Rp 600, Rp 1000, sejak dirinya menjabat sebagai Bupati dari tahun 2013,Wardan sebelum cuti mengikuti pilkada harga kelapa di Kabupaten Inhil bisa mencapai Rp 2.000 hingga mencapai Rp 2.500,turunya harga jual terjadi karana dimonopoli perusahaan.
 
Hal ini tidak bisa dibiarkan begitu saja kata Wardan,makanya kami memanggil perusahaan untuk mencarikan solusinya. Karena ini sangat penting, karena hampir 70 persen masyarakat tergantung dengan kelapa, tegas Wardan
 
“Setelah berdialog dengan para pengusaha HM Wardan mendapati beberapa penyebab potensi turunnya harga kelapa, yang pertama melimpahnya kelapa di perusahaan, sehingga pembongkaran di kapal antrian panjang”
 
Kebutuhan 2 juta butir, sedangkan yang datang berpuluh-puluh kapal berisi 5 juta kelapa bulat, tentu terjadi antrian berhari-hari dan terjadi pembusukan terhadap kelapa. Kualitas kelapa tentu saja berpengaruh terhadap Harga,ucap Wardan
 
Disamping hal diatas menurut, Wardan mengenai kualitas kelapa, ketika harga mulai membaik, petani terburu-buru memanen kelapa, sehingga kualitas kelapa masih belum layak panen. Seharusnya panennya 3 bulan sekali, kebanyakan perdua bulan sekali, tentu saja belum ‘belang babi’ petani sudah memanen,” cetusnya diiringi gelak tawa yang hadir pada Rakor tersebut.(cr4/sal/advertorial)



[Ikuti Terus RiauAir Melalui Sosial Media]