Loading...

Bayar Pajak Daerah lewat Pemko Pekanbaru Gandeng Perusahaan E Commerce

Wali Kota Dr Firdaus ST MT dan Kepala Bapenda Zulhelmi Arifin foto bersama selepas launching pembayaran pajak menggunakan e-channel.

PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Mempermudah warga kota  dalam membayar pajak, Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Bapenda menggandeng sejumlah perusahaan e-commerce untuk mendukung transaksi pembayaran.
 
Tak tanggung-tanggung, Bapenda Pekanbaru menggandeng beberapa perusahaan e-commerce terkemuka di Indonesia dan mudah terakses oleh publik untuk memudahkan pelayanan pajak. 
 
Ya, pemko Pekanbaru menggendang Bukalapak, Tokopedia dan Traveloka, LinkAja juga perbankan seperti  Bank Riaukepri, Bank Jawa Barat sebagai mitra dalam pengelolaan layanan perpajakan. 
 
Launching sistem pembayaran menggunakan e commerce ini dilakukan Senin (28/10/2019) di SKA CoEx Pekanbaru.
 
Kepala Bapenda Pekanbaru Zulhelmi Arifin menandatangani MoU dengan beberapa perusahaan pengelola e commerce disaksikan Wali kota Pekanbaru, Dr Firdaus ST, MT dan jajaran pemerintah Kota Pekanbaru, pimpinan OPD, Camat, lurah dan perwakilan wajib pajak. 
 
Wali Kota Pekanbaru, Dr. H. Firdaus, ST, MT mengapresiasi langkah Bapenda Pekanbaru dalam memperluas akses dan kemudahan kepada publik untuk pembayaran pajak daerah. 
 
Wali kota mengungkapkan, mengatakan, pemanfaatan teknologi dewasa ini adalah keniscayaan. Karena itulah, pemerintah pun perlu berimprovisasi dalam meningkatkan dan mengoptimalisasi target, khususnya penerimaan daerah.
 
Dikatakan, berdasarkan laporan dari Kepala Bapenda Kota Pekanbaru, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari 11 jenis pajak secara keseluruhan mengalami kenaikan years to years.
 
 
Kepala Bapenda Pekanbaru Zulhelmi Arifin menandatangani MoU disaksikan Wali kota Pekanbaru  Dr Firdaus ST, MT.
 
“Meskipun masih belum menyeluruh, namun capaian ini sudah sangat baik. Untuk itu, sosialisasi ini diharapkan mampu mengajak seluruh komponen untuk bisa memberikan kemudahan dalam pelayanan yang lebih dekat kepada masyarakat,”  ujar Wali Kota.
 
Wali Kota menyebutkan, inovasi ini memberikan kemudahan pembayaran pajak kepada masyarakat melalui E-Commerce, tentunya akan sangat memberikan kemudahan dan pelayanan yang cepat kepada masyarakat.
 
“Jadi masyarakat bisa membayarkan pajak melalui online. Karena masyarakat yang cerdas yakni mereka yang selalu mendukung pembangunan daerah dalam berbagai bidang dengan membayarkan pajaknya tepat waktu,” tutur Wali Kota. 
 
 
 
Bayar Pajak E Channel
 
Kepala Bapenda Kota Pekanbaru H Zulhelmi Arifin SSTP MSi membuka sambutannya menyampaikan capaian jajarannya dalam menghimpun pajak hingga Oktober 2019 yang sudah melampaui capaian setahun penuh tahun 2018.
 
’’Klaim pajak tahun lalu berkisar Rp500 miliar. Bulan ini per 17 Oktober sudah Rp500,5 miliar. Per  25 Oktober sudah Rp516 miliar,’’ ungkapnya.
 
Jika diperbandingkan, year to year capaian penghimpunan pajak di Kota Pekanbaru mengalami kenaikan Rp102 miliar atau 25 persen dari tahun lalu. Kenaikan ini penyumbang terbesarnya adalah sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di angka Rp120 miliar.
 
Pada Wako Pekanbaru dan tamu undangan yang hadir, Ami begitu Kepala Bapenda Kota Pekanbaru akrab disapa menyebut, ada berbagai hal yang menyebabkan capaian mengalami kenaikan.’’Pertama atas kebijakan Wako Pekanbaru menghapus seluruh denda pajak.. ini menbuat lebih Rp25 miliar pemasukan (pajak daerah, red),’’ ucapnya.
 
Dirincikannya lagi, dari capaian PBB yang dihimpun saat ini, Wajib Pajak (WP) di Pekanbaru membayar Rp85 miliar. Sementara dari individu-individu besar yang dinilai, berhasil dihimpun Rp8 miliar. 
 
Selanjutnya, atas partisipasi camat dan lurah di Kota Pekanbaru yang melaksanakan instruksi Wako Pekanbaru untuk mensyaratkan seluruh urusan masyarakat wajib lunas pajak dan PBB, didapat pemasukan Rp11,3 miliar. ‘’Kami berterimakasih untuk itu,’’ ucap Zulhelmi.
 
Dia kemudian mengungkapkan alasan di-launching-nya E-Channel pembayaran pajak daerah di Kota Pekanbaru. 
 
‘’Inovasi atau mati. Itu doktrin yang selalu disampaikan pak wali. Kita selalu berinovasi dan menjalin kemitraan agar pembayaran pajak semakin cepat dan mudah. Karena itu kita hadirkan E-Channel ini,’’ terangnya.
 
E-Channel, sebut Ami bisa muncul karena jalinan komunikasi yang baik dengan berbagai pihak.
 
’’Bersama Bank Riaukepri kita gandeng empat e-commerce, Traveloka, Bukalapak, Tokopedia dan LinkAja, kita sudah bisa dilakukan pembayaran pajak sekarang lewat e-channel. Kita juga siapkan aplikasi e-PBB.  Mulai dari melaporkan hingga membayar ada di genggaman,’’ paparnya.
 
Inovasi yang diterapkan Bapenda bukan hanya membayar pajak lewat e-channel. Di internal penerimaan Tenaga Harian Lepas (THL) juga sudah dilakukan profesional dengan menggandeng Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Kantor Regional (Kanreg) Sumatera.’’Ini bagaimana kita keluar dari zona nyaman dan berpikir di luar kotak,’ ‘imbuhnya.(advertorial)
 
 
 
 



[Ikuti Terus RiauAir Melalui Sosial Media]