Loading...

Muktharius Bantah Kampus AKNP Tutup

PANGKALAN KERINCI (RIAUAIR.COM) - Direktur Akademi Komunitas Pelalawan (AKNP) Muktharius pastikan bahwa aktifitas kampus tetap jalan. Terkait tidak adanya penerimaan mahasiswa baru tahun ini, hal ini semata-mata mengikuti regulasi dari Kementerian Riset, Teknologi, Dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia.

Kondisi yang sama sambung Muktharius, (Jumat 5 Juli 2019) diruang kerjanya. juga dialami 52 Kampus Akademi (KA) se Indonesia, dibawah naungan Kementerian Riset, Teknologi, Dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia. Dan ini persoalan nasional bukan saja persoalan AKNP semata.

"Jadi tidak benar AKNP tutup. Yang ada adalah regulasi baru dari Kementerian Riset, Teknologi, Dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia. Makanya pihak AKNP tidak merekrut mahasiswa baru tahun pelajaran 2019-2020, begitu juga dengan 52 Kampus Akademi (KA) se Indonesia. Dan saat ini kita telah membuat prosal berupa Program Studi Diluar Kampus Utama (PSDKU), sesuai dengan anjuran Kementerian Riset, Teknologi, Dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia," ujarnya.

Loading...

Ia menambahkan Insyaallah tahun depan ajaran (2020-2021) pihak kita dapat menerima mahasiswa baru.

Dan untuk menopang prosal tersebut imbuhnya pihak AKNP, serta pihak Politeknik Padang serta Pemkab Pelalawan akan melakukan pertemuan nantinya.

"Nantinya akan dilakukan pertemuan untuk membicarakan lebih matang lagi," ucapnya.

Ditambahkannya, bahwa kedepanya, AKNP akan ada meliliki jurusan akademik baru strata D4 atau Sarjana dan Akademi Kampus Mandiri. 

Sambil menunggu regulasi dari Kementerian Riset, Teknologi, Dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia. Pihak AKNP makan terus akan terus melakukan koordinasi dengan banyak pihak.

Terpisah Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabuputen Pelalawan Davitson menepis rumor bahwa aset Pemkab Pelalawan telah dihibahkan Politeknik Padang.

Hal ini ia sampaikanya, Kamis (4 Juli 2019) lalu guna menyikapi informasi yang beredar ditengah masyarakat bahwa dikatakan bahwa Akademi Komunitas Pelalawan (AKNP) tutup dan asetnya dihibahkan ke Politeknik Padang.

"Informasi tersebut tidak benar. Karna sejuah ini, baik Pemdakab Pelalawan, pihak AKNP, serta pihak Politeknik Padang tidak pernah membicarakan terkait hibah sebagaimana informasi berkembang," jelasnya.

Lebih jauh dikatakanya, bahwa aset Pemkab Pelalawan baik berupa gedung dan lain-lainya itu merupakan pinjam pakai oleh pihak AKNP dan lagi pula tidak segampang itu untuk dihibahkan ke Politeknik Padang.

"Dan kalaupun AKNP tutup (tidak kapasitas saya untuk komentar,red) aset tersebut akan kembali kepada pemerintah daerah. Dan adapun aset pemerintah pusat baik berupa labor dan lain sebagaimanya yang di biayai APBN sebaiknya dihibahkan kepada Pemerintah daerah,"tuturnya.

Dan itu lanjutnya akan dimanfaatkan untuk pihak pendidikan lain. Yang tentunya sangat bermanfaat. (R09)

 



[Ikuti Terus RiauAir Melalui Sosial Media]