Loading...

Wali Kota Pekanbaru Pimpin Rapat Koordinasi Pelaksanaan Pemilu 2019

Pembukaan Rapat Koordinasi Persiapan pelaksanaan pemilu 2019

PEKANBARU (RIAUAIR) - Walikota Pekanbaru, DR. H. Firdaus,ST. MT memimpin Rapat Kordinasi Pelaksanaan Pemilu 2019, Kamis (11/4/2019). 
 
Hadis pada kesempatan itu, unsur forkopinda, KPU Pekanbaru dan Bawaslu Pekanbaru hadir dalam kegiatan yang membahas kesiapan pelaksaan Pemilu 2019 di Kota Bertuah.
 
Wako menyebutkan bahwa rapat ini adalah bentuk pemantapan bersama jajaran pemerintah kota dan forkopinda serta penyelenggara Pemilu 2019. Rapat ini untuk melihat kesiapan penyelenggaraan Pemilu 2019.
 
"Jadi kita semua ingin melihat kesiapan penyelenggaraan Pemilu 2019 di Pekanbaru. Saya pastikan kita siap menyelanggarakan Pemilu 2019," terangnya usai memimpin rapat kordinasi, Kamis siang.
 
Wako menyebut bahwa pihak Kepolisian Kota Pekanbaru dan unsur TNI siap mengawal rangkaian Pemilu 2019. Ia juga mengingatkan agar masyarakat menjaga situasi jelang pemungutan suara pada Pemilu 2019.
 
 
Pimpinan OPD di lingkungan Pemko Pekanbaru
 
"Kita semua tentu berharap pemilu serentak bisa berlangsung lancar, tanpa kendala," tutupnya. 
 
Wali Kota Pekanbaru, DR Firdaus pada kesempatan itu juga memastikan Kota Pekanbaru siap menyelenggarakan Pemilu pada 17 April 2019.
 
Rapat ini hadir unsur forkopinda, KPU Pekanbaru, Bawaslu Pekanbaru, perwakilan OPD hingga penyelenggara pemilu di tingkat kelurahan. 
 
 
Aparatur penyelenggara keamanan pelaksanaan Pemilu 2019 dari TNI dan Kepolisian.
 
Masing-masing institusi  menyampaikan kesiapan di masing-masing instansi yang siap menyukseskan Pemilu 2019.
 
"Setelah rapat tadi, terlihat kita sudah siap menyelenggarakan Pemilu di Pekanbaru," ujarnya kepada wartawan.
 
Firdaus tidak menampik bahwa masih ada permasalahan teknis di lapangan.
 
Ia memastikan penyelenggara di tingkat kelurahan dan kecamatan bakal berkordinasi dengan KPU Kota Pekanbaru.
 
 
Wali Kota saat menjelaskan kesiapan pelaksanaan Pemilu 2019.
 
Pemerintah Kota Pekanbaru juga sudah membentuk Desk Pemilu.
 
Keberadaannya tidak cuma memantau langsung Pemilu 2019. Mereka juga memastikan penyelenggaraan Pemilu 2019 berjalan lancar.
 
Desk Pemilu Kota Pekanbaru juga telah membentuk petugas hitung cepat.
 
Hasil hitung cepat ini hanya untuk data internal. Data yang terkumpul tidak dipublikasikan.
 
"Jadi hitung cepat untuk internal saja, sebab nanti kita bakal sampaikan laporan ke Kementrian Dalam Negeri," ulasnya.
 
Sementara itu, dalam rapat tersebut juga diikuti oleh unsur forkopimda, KPU Pekanbaru dan Bawaslu Pekanbaru.
 
"Rapat ini bentuk pemantapan bersama jajaran pemerintah kota dan forkopinda serta penyelenggara Pemilu 2019," tegasnya.
 
Pada kesempata itu ia juga mengingatkan agar masyarakat sama-sama menjaga situasi jelang pemungutan suara pada 17 April nanti.
 
"Kita semua tentu berharap pemilu serentak bisa berlangsung lancar, tanpa kendala," harapnya.
 
Lebih lanjut, Firdaus mengingatkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran pemerintah kota untuk menjaga netralitas dalam Pemilu 2019. Ia berpesan agar para ASN tidak terlibat dalam politik praktis.
 
"Sebagai kepala daerah, kami imbau agar jajaran ASN bisa menjaga netralitas. Jangan sampai terlibat dalam politik," tegasnya.
 
Ia juga mengajak masyarakat untuk memberikan hak pilihnya pada 17 April 2019 mendatang. Mereka bisa datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Saat itu sudah ditetapkan sebagai hari libur.
 
Wali Kota mengajak pelaku usaha memberi kesempatan kepada para pekerja untuk pergi ke TPS. Mereka bisa membuat kebijakan untuk buka tempat usaha lebih siang. Para pekerja bisa memberikan suaranya sebelum berangkat kerja.
 
 
Firdaus optimistis partisipasi masyarakat di Kota Pekanbaru pada Pemilu 2019 kali ini cukup tinggi. Apalagi KPU menargetkan partisipasi pemilih pada Pemilu 2019 mencapai 77,5 persen.
 
"Satu suara sangat berguna dan menentukan arah pembangunan. Gunakan hak pilih pada Pemilu 2019," ajaknya.
 
Sementara itu, Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto yang hadir pada kesempatan itu menyampaikan bahwa ratusan personel kepolisian siap mengawal Pemilu 2019 di Kota Pekanbaru.
 
Ada 812 personel kepolisian terlibat dalam pengamanan pemilu serentak ini.
 
"Ada tim patroli gabungan terpadu. Mereka melakukan patroli dengan skala besar, untum antisipasi gangguan dalam rangkaian pemilu," tegasnya.
 
Danramil 01/Rumbai, Mayor (kav) Suharman yang hadir mewakili Dandim 0301/Pekanbaru menyebut bahwa ada satu kompi personel mengawal Pemilu 2019. Mereka juga dapat bantuan personel BKO dari Lanud Roesmin Nurjadin sebanyak 150 personel.
 
Ada juga BKO dari Yonif Komando 462 Paskhas TNI AU sebanyak 100 personel.
 
"Para personel tersebut siap mengantisipasi gangguan saat Pemilu 2019," paparnya.
 
Ia mengatakan bahwa tim dari jajaran Kodim Pekanbaru ikut dalam serangkaian operasi terpadu selama rangkaian Pemilu 2019. Mereka mengantisipasi gangguan pada saat kampanye, masa tenang hingga saat pemungutan.
 
"Kami siap membantu dalam pengamanan Pemilu 2019," tegasnya.(*)
 



[Ikuti Terus RiauAir Melalui Sosial Media]