Loading...

Diresmikan Wabup Alfedri, Pasar Betung Abadi Diharapkan Jadi Penggerak Ekonomi Kampung

Wakil Bupati Siak Drs H Alfedri MSi didampingi Sekcam Sungai Mandau Rasyid SPd, Kepala Kampung Tasik Betul Chairul Anas, Kapolsek Sungai Mandau Iptu M Alchusori, Ketua Umum IKSM Lismar Sumirat SE MM dan Panglimo LMB Ridwan meresmikan Pasar Betung Abadi Ka

SUNGAI MANDAU (RIAUAIR.COM) - Wakil Bupati Siak Drs H Alfedri MSi meresmikan Pasar Betung Abadi Kampung Tasik Betung Kecamatan Sungai Mandau, Ahad (6/1) sore. 

Peresmian pasar kampung juga dihadiri Sekcam Sungai Mandau Rasyid SPd, Kepala Kampung Tasik Betul Chairul Anas, Kapolsek Sungai Mandau Iptu M Alchusori, Ketua Umum Ikatan Keluarga Sungai Mandau (IKSM) Lismar Sumirat SE MM, Panglimo Laskar Melayu Bersatu (LMB) Ridwan, para kepala kampung beserta perangkat dan tokoh masyarakat.

"Saya datang kesini sebagai tanda saya cinta kepada Tasik Betung. Bagi saya ke Tasik Betung menjadi tempat bernostalia. Saya sudah ke Tasik Betung sejak jadi Sekcam. Saya juga pernah berkemah di Tasik Betung. Alhamdulillah kita bisa bersilaturahmi melalui acara peresmian Pasar Tasik Betung Abadi," ujarnya.

Loading...

Ketua Badan Amil Zakat (BAZ) Kabupaten Siak ini mengharapkan Pasar Betung Abadi menjadi motor pengerak ekonomi kampung. Pasar bukan saja menjadi tempat berkumpul penjual dan pembeli. Namun pasar juga bisa mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.

"Mudah-mudahan Pasar Betung Abadi bisa dikelola maksimal. Pengelolaan pasar kampung Bisa dikelola BUMKam, atau langsung dikelola pemerintah kampung. Buat peraturan kampung sehingga bisa dipugut retribusi untuk pemasukan kampung," ujarnya. 

Wakil Bupati memberikan apresiasi kepada Penghulu Kampung Tasik Betung yang sudah membuat berbagai program dan terobosan. Seperti apel perangkat kampung dan terobosan lainnya.

Kepala Kampung Tasik Betung Chairul Anas menjelaskan, pembangunan Pasar Betung Abadi bersumber dari dana APBN. Pembangunan pasar tahun 2018 ini menelan biaya sekitar Rp140 juta. Pasar Betung Abadi ini terdiri dua los yang bisa memuat puluhan penjual.

"Dulu pedagang berjualan di atas tanah beralas karpet. Masyarakat terpaksa membeli belanja ke Perawang, Minas atau Duri. Sekarang dengan adanya Pasar Betung Abadi masyarakat tidak perlu jauh-jauh lagi ke pasar luar," sebut Anas. (R08)



[Ikuti Terus RiauAir Melalui Sosial Media]