Loading...

Satu Korban Terapung di Bengkalis Diketahui Bernama Maya Karina

Mayat korban bernama Maya Karina (33) yang ditemukan di perairan Prapat Tunggal.

PEKANBARU (RIAUAIR.COM)- Pihak terkait di kepolisian berhasil mengdentifikasi salah seorang dari tiga mayat yang ditemukan mengapung di perairan Bengkalis, Riau.

Mayat berjenis kelamin perempuan tersebut diketahui bernama Maya Karina (37), warga asal Mojokerto Jawa Timur.

Jenazahnya ditemukan oleh nelayan setempat mengapung sekitar pukul 11.00 Wib di Perairan Teluk Pambang Kecamatan Bantan.

Loading...

Paur Humas Polres Bengkalis Ipda Kasmandar Subekti membenarkan identifikasi mayat korban diduga pekerja Indonesia yang bekerja di Malaysia tersebut. 

''Benar, jadi seorangnya berhasil diidentifikasi bernama Maya Karina (37) asalnya  dari Mojokerto, Jawa Timur. Namanya teridentifikasi karena ada ditemukan KTP dan IC atas nama Maya Karina yang disimpan di saku celana korban,'' ungkap Bekti. 

Saat ditemukan, Maya yang punya tinggi badan 150 centimeter mengenakan jaket sweater warna merah motif corak hitam, baju kaos oblong warna hitam dan abu-abu. 

Dia juga mengenakan celana jeans panjang warna biru dongker. Bra warna merah muda corak putih. Celana sot warna hitam, celana dalam warna hitam biru. 

Sementara itu, untuk dua mayat lainnya, sejauh ini identitasnya masih belum diketahui. Berjenis kalamin laki-laki menggunakan baju kaos berkerah warna merah maron pada bagian dada kiri bertuliskan nama maskapai penerbangan Air Asia.

Korban juga mengenakan celana pendek (boxer) warna ungu. Sedangkan tinggi badan sekitar 168 cm.

Adapun mayat ketiga, juga belum diketahui identitasnya, berjenis kelamin laki-laki ditemukan di Perapat Tunggal, Kecamatan Bengkalis.

Mayat lelaki itu mengenakan baju kaos oblong warna abu-abu pada lengan kiri bertuliskan There Is Not. Juga menggunakan celana jeans panjang warna biru dongker, celana dalam warna abu-abu bertuliskan Euguilgai. Tinggi badannya sekitar 160 centimeter.

''Ketiga jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan otopsi, seperti mayat sebelumnya," pungkas Bekti.

Bekti menyebutkan, kepolisian masih menyelidiki penemuan beberapa mayat ini di perairan Selat Malaka itu. Sebab, ada kemungkinan dugaan kapal karam yang ditumpangi sejumlah orang di perairan yang berbatasan dengan Malaysia tersebut.

"Iya kita dalami dulu informasi tersebut, karena kita masih menunggu hasil otopsi dan laporan kehilangan dari keluarga korban. Baik di Riau maupun di luar daerah," jelasnya.

Hingga hari ini, setidaknya, sudah ada 7 jasad korban ditemukan terapung di perairan Bengkalis. 

Tiga  diantaranya sudah berhasil diidentifikasi. Sebelumnya, salah satu korban juga sudah teridentifikasi atas nama Mimi (32) warga Pesisir Selatan Sumatera Barat dan Ujang Chaniago juga warga Sumatera Barat.

Sementara empat lainnya belum teridentifikasi karena tidak ditemukan identitas diri maupun dokumen yang menguatkan siapa mereka.(R12)



[Ikuti Terus RiauAir Melalui Sosial Media]