Loading...

Warga Pekanbaru Temukan Tulang-Belulang Manusia di Semak-semak Jalan Naga Sakti

PEKANBARU (RIAUAIR.COM) - Warga Pekanbaru dikagetkan dengan penemuan mayat manusia yang tinggal tulang-belulang, peristiwa ini pertama kali diungkap oleh pemuda bernama Rahmat Suwito (20).

Awalnya dia mengira, tulang belulang yang berceceran di tanah di dalam kawasan kebun dan semak belukar itu milik binatang sejenis babi.

Sekitar pukul 11.00 WIB, saat itu dia tengah mencari kayu untuk lanjaran tanaman kacang panjang dan semangka di kebunnya.

Loading...

Rahmat sendiri tinggal di rumah kayu di areal perkebunan yang berada di Jalan Naga Sakti, Kecamatan Tampan, Pekanbaru.

Jarak dari pinggir jalan ke areal perkebunan itu sekitar 200 sampai 300 meter ke dalam, melewati jalan tanah.

Saat sedang asyik mencari kayu, tiba-tiba mata Rahmat tertuju pada tulang belulang yang ada di dalam semak-semak. Dia sempat mengira, itu adalah tulang belulang binatang.

Temuan itu lalu diberitahu Rahmat kepada pamannya. "Pas paman saya lihat, dia bilang ini tulang belulang manusia ini. Kami langsung lari keluar, kemudian melapor ke polisi," katanya seperti dilansir Tribun di lokasi.

Disebutkan dia lagi, ternyata setelah disisir, tak jauh dari tulang belulang itu ditemukan juga sendal, baju, dan celana. "Tadi masih ada belatung-belatungnya," ucap Rahmat.

Tak lama berselang, petugas kepolisian dari Polsek Tampan dan tim identifikasi Polresta Pekanbaru tiba di lokasi.

Sekeliling tempat ditemukannya tengkorak diduga manusia itu sudah dipasangi garis polisi berwarna kuning.

Untuk tulang belulang temuan itu rencananya dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu, Kapolsek Tampan Kompol Kariamsah Ritonga memaparkan, terkait penemuan tengkorak manusia di areal kebun warga di Jalan Naga Sakti, Sabtu (27/10/2018), pihaknya masih akan melakukan serangkaian penyelidikan.

Diduga tengkorak manusia itu sebelum ditemukan, sudah meninggal sekitar satu bulan.

Selain tengkorak yang kondisinya sudah berserakan dan tidak utuh itu, polisi mengamankan barang bukti seperti sandal, celana, dan tali yang tergantung pada sebuah batang pohon.

"Sementara dugaan kita masih gantung diri. Karena kita melihat ada tali di pohon," katanya.

Kondisi tengkorak yang ditemukan, sudah berpencar-pencah. Kemungkinan dibawa oleh binatang sejenis biawak. Soal jenis kelamin korban, Kariamsah belum bisa memastikan.

Ketika ditanyai soal apakah ada laporan warga hilang ke Polsek Tampan, dia menjelaskan sejauh ini belum ada.

"Masih akan kita koordinasikan dengan RT RW sekitar apakah ada warga yang hilang. Nanti akan kita kumpulkan seluruh keterangan," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, pemuda bernama Rahmat Suwito (20) terperanjat saat tahu yang dia temukan ternyata tengkorak diduga manusia. (R05)



[Ikuti Terus RiauAir Melalui Sosial Media]