Loading...

UPT Puskesmas Sungai Piring Gelar Sosialisasi Model Sekolah Sehat

SUNGAI PIRING (RIAUAIR.COM)- UPT Puskesmas Sungai Piring mengadakan kegiatan sosialisasi model sekolah sehat yang diadakan di aula Puskesmas Sungai Piring, dengan pemateri dari Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir. Sosialisasi ini dihadiri oleh Camat Batang Tuaka, KUA Batang Tuaka, UPTD Dinas Pendidikan beserta guru UKS/olah raga. (23/07/2018).

Menindak lanjuti instruksi dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan mengembangkan gerakan sekolah sehat, aman, ramah anak dan menyenangkan. Hal tersebut bukanlah hal yang baru dalam dunia pendidikan karena beberapa sekolah sudah melaksanakan gerakan ini. Sekolah sehat pada prinsipnya terfokus pada usaha bagaimana membuat sekolah tersebut memiliki kondisi lingkungan belajar yang normal (tidak sakit) baik secara jasmani maupun rohani. Hal ini ditandai dengan situasi sekolah yang bersih, indah, tertib, dan menjunjung nilai-nilai kekeluargaan.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan melalui Kasi (Kepala Seksi Promosi Kesehatan) Hj. Syamsinar, Amd.Kep mengatakan sehat adalah keadaan badan dan jiwa yang baik. Artinya, sesuatu dikatakan sehat jika secara lahiriah, batiniah, dan sosial berjalan secara normal dan baik, sehingga memung­kinkan sesuatu dapat produktif, baik secara sosial maupun ekonomis.  Jika hal ini dikaitkan dengan lem­baga pendidikan, maka sekolah sehat dapat dimaknai seba­gai adalah lembaga pendidikan yang memiliki unsur-unsur yang baik (normal) secara lahiriah (jasmani) dan batiniah (rohani).

Loading...

Sekolah sehat pada prinsipnya terfokus pada usaha bagaimana membuat sekolah tersebut memiliki kondisi lingkungan belajar yang normal (tidak sakit) baik secara jasmani maupun rohani. Hal ini ditandai dengan situasi sekolah yang bersih, indah, tertib, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kekeluargaan dalam kerangka mencapai kesejah­teraan lahir dan batin setiap warga sekolah. Dengan begitu, sekolah sehat memung­kinkan setiap warganya dapat melakukan aktivitas yang bermanfaat, berdaya guna dan berhasil guna untuk sekolah tersebut dan lingkungan di luar sekolah.

“Standar sekolah sehat itu meliputi lingkungan bersih, tersedia tong sampah 3 jenis yaitu : Warna hijau untuk sampah organik (sampah yang mudah membusuk), Warna kuning untuk sampah anorganik (sulit membusuk atau anorganik) dan Warna merah untuk sampah yang mengandung Bahan-bahan Beracun dan berbahaya (B3)”, ucap Hj. Syamsinar

“Ada air bersih, kantin sehat, saluran pembuangan, ruang UKS, kelas yang tidak padat, WC yang bersih”, tambahnya

Sementara itu menurut kepala UPT Puskesmas Sungai Piring Hj.Nur’afni,S.Tr.Keb mengatakan kegiatan ini sudah berjalan setiap tahun, hanya belum terkoordinir dan terjadwal dengan baik.(Promkes- Diskes Inhil)



[Ikuti Terus RiauAir Melalui Sosial Media]