Begini kesimpulan Akhir Hasil Tes Kesehatan Bakal Calon Pilkada Riau dan Inhil...

PEKANBARU (RIAUAIR.COM)- Bakal calon gubernur dan wakil gubernur Riau, Jumat (12/1/2018 mengikuti  tes kesehatan baik jasmani maupun rohani. 

Hasil tes merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi oleh para bakal calon untuk bisa lolos ditetapkan KPU sebagai calon.

Komisioner KPU Riau Divisi Teknis, Abdul Hamid mengatakan, KPU akan mendapatkan kesimpulan dari tim yang sudah dibentuk hasil kerja sama antara KPU dengan BNN, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi). 

Jadi bukan KPU yang menyimpulkan kondisi kesehatan jasmani dan rohani para bakal calon.

“Hasilnya kami menerima dari tim yang hari ini sudah mulai bekerja untuk melakukan pemeriksaan kesehatan para bakal calon,” kata Hamid saat hadir memantau pelaksanaan tes kesehatan di RSUD Arifin Achmad, Jumat (12/1/2018).

Ada perbedaan yang diberlakukan dalam hal hasil tes kesehatan kali ini dibandingkan pelaksanaan sebelumnya, misalnya pada Pilkada Wali Kota Pekanbaru. 

Jika sebelumnya kesimpulan diambil dengan kalimat “sehat” atau “tidak sehat”,namun kali ini berbeda kesimpulannya adalah “memenuhi syarat” atau “tidak memenuhi syarat”.

Menurut Hamid, hal itu diberlakukan di seluruh Indonesia belajar dari pengalaman Pilkada Kota Pekanbaru lalu. 

Sebagaimana diketahui, salah satu pasangan bakal calon dinyatakan tidak sehat dan tidak bisa lanjut ke tahapan berikutnya. 

Tidak terima dengan keputusan KPU itu, pasangan tersebut lalu mengajukan gugatan ke Bawaslu Riau dan dinyatakan menang serta boleh ikut pada pilkada. 

Masalah ini dijadikan satu tolok ukur sebagai bahan evaluasi yang kemudian menghasilkan perubahan kesimpulan hasil tes untuk para bakal calon. 

Hasil pemeriksaan itu, kata Hamid seperti dilaporkan riaupos akan diumumkan oleh KPU tanggal 16 Januari 2018. (R04)